Iman dan Perasaan

Kehidupan spiritualitas dapat bertumbuh jika dijembatani dengan perasaan, tidak melulu pengetahuan iman belaka. Jika melihat pengalaman mistik religius, puncaknya justru terjadi dalam persatuan afektif dengan Tuhan, di mana seluruh perasaan kita diikut-sertakan. Oleh sebab itu perasaan perlu dihargai karena dengan perasaan, kita dapat menjalin hubungan dengan Tuhan dan juga hubungan dengan sesama. Continue reading

Advertisements

Who Cares?

Saat saya berjalan-jalan dengan teman saya sambil mengendarai sepeda motor, saya seringkali berpapasan dengan anak-anak jalanan yang mengamen ataupun meminta-minta di perempatan lampu lalulintas. Menurut informasi yang saya dapat dari teman saya, anak-anak itu ternyata sudah diatur sedemikian rupa oleh orang tua mereka sendiri agar mencari nafkah dengan cara yang demikian. Hal ini membuat saya tidak bersimpati dengan orang tua mereka karena membiarkan anak-anak mereka bekerja di daerah yang padat kendaraan bermotor. Continue reading